Ayo Kenali Lebih Dalam Penyakit Anemia Untuk Menuju Indonesia Sehat Dan Kuat

Anda pernah dengar nggak penyakit anemia, tentu saya yakin udah banyak yang mendengar atau sekedar tau aja penyakit anemia ini. Ada juga yang mengatakan jika anemia ini merupakan penyakit kurang darah. Mmm, apakah benar anemia dan kurang darah itu sama? Yuk langsung aja simak berikut ini!

Kata Anemia secara harfiah merupakan kata yang berasal dari bahasa yunani yakni  "Anaimia" yang artinya, A' (tidak ada) dan Haima (darah). Sehingga banyak yang menyebutnya dengan penyakit kurang darah. Namun jika dalam dunia medis Anemia ini merupakan penurunan kapasitas daya angkut oksigen dalam darah sehingga muncullah tanda tanda 5L (Lemah, Letih, Lesu, Lunglai, dan Lalai).

Namun jika menggunakan istilah "kurang darah" dalam penyakit anemia ini kurang tepat. Dikarenakan penurunan daya angkut oksigen tidak tentu sel darah merahnya sedikit, namun ada juga pengidap anemia yang memiliki sel darah normal tetapi daya angkutnya rendah.

Jadi apasih Anemia itu? Anemia merupakan suatu kondisi dimana tubuh memiliki jumlah sel darah merah lebih rendah atau Hb dibandingkan sel darah putih. Anemia juga bisa terjadi akibat kekurangan zat besi dan protein dalam tubuh. Untuk info lebih lengkapnya yuk simak point point berikut ini :

Point Point yang kita bahas ada :

  • Perbedaan Anemia & Darah Rendah
  • Fakta & Mitos Seputar Anemia
  • Mengenali Gejala Anemia
  • Kenapa bisa terkena Anemia?
  • Tips Mencegah Anemia

Perbedaan Anemia & Darah Rendah

Banyak orang yang mengira jika anemia dan darah rendah itu sama, namun sebenarnya keduanya merupakan sebuah persamaan kata saja. Meski makna keduanya mirip namun keduanya memiliki perbedan yang sangat jauh.

Jika Pengidap Anemia memiliki kadar Hb yang rendah sehingga terlihat pucat dan lemas serta ada juga beberapa pengidap anemia yang terlihat kuning.

Sedangkan untuk penderita darah rendah memiliki tekanan darah yang kurang yakni hanya 90 MMHG/60MMHG. Biasanya penderita darah rendah ini sering pusing, lemas dan sempoyongan.

Fakta & Mitos Seputar Anemia

Banyak anggapan bahwa orang yang mengidap anemia terdapat pantangan pantangan yang tidak boleh dilakukan seperti mengkonsumsi kopi dan teh contohnya, Mm fakta atau mitos ya? yuk langsung aja cari tau di bagian fakta & mitos seputar anemia berikut ini!

Fakta & Mitos anemia pertama, katanya pengidap anemia tidak boleh sering sering mengkonsumsi kopi dan teh, benarkah?

Jawabannya : Fakta

Kopi dan teh bisa menggangu penyerapan zat besi yang ada di dalam tubuh, karena kita tau bahwa zat besi merupakan komponen utama dalam pembentukan sel darah. Jadi alangkah baiknya jika mengurangi mengkonsumsi teh atau kopi bukannya gak boleh yaa, namun dikurangi mengkonsumsinya atau jika udah kebiasaan bisa sedikit demi sedikit dikurangi.

Fakta & Mitos anemia kedua, katanya jika mudah lelah merupakan gejala dari anemia, benarkah?

Jawabannya : Fakta

Dengan kurangnya sel darah merah dalam tubuh, maka jalannya darah yang ada di tubuh akan berkurang sehingga yang membawa makanan atau oksigen pada tubuh juga ikut berkurang karena itulah pengidap anemia akan jadi mudah lelah. Jadi jika udah merasakan demikian bisa langsung berkonsultasi ke dokter supaya kita tahu apa benar kita kekurangan sel darah merah (anemia) atau hanya sekedar kelelahan biasa aja.

Fakta & Mitos anemia ketiga, katanya wanita hamil rentan terkena anemia, benarkah?

Jawabannya : Fakta

Pada umumnya orang hamil akan memerlukan banyak darah baik buat Si Ibu atau buat Si Calon Bayinya. Sehingga darah tentu dibutuhkan banget buat keduanya, jadi jika darahnya kurang. Pernah tidak anda melihat orang yang sedang hamil pasti akan sering minum vitamin atau suplemen? Vitamin inilah yang berguna untuk penambah darah supaya asupan darah dalam ibu hamil tetap terjaga sehingga kebutuhan makanan dan oksigen untuk keduanya tercukupi. Selain darah yang dibutuhkan pada ibu hamil, juga penting banget dalam mengkonsumsi makanan yang bergizi, jadi selain asupan darah yang cukup asupan gizinya juga harus diimbangi juga supaya ibu dan calon bayi tetap sehat.

Fakta & Mitos anemia keempat, katanya penyakit anemia tidak bisa diobati, benarkah?

Jawabannya : Mitos

Karena Penyakit anemia ini merupakan penyakit yang bisa diobati ataupun dicegah,  namun jika anemianya udah berat masih bisa kok diobati yakni dengan dilakukannya pergantian darah baru atau biasa disebut transfusi. Maka dari itu supaya tidak terkena anemia kita harus menjaga kesehatan dengan rajin mengkonsumsi dan menghindarai hal hal yang bisa memicu anemia tadi.

Fakta & Mitos anemia kelima, katanya pengidap anemia tidak boleh minum susu, benarkah?

Jawabannya : Mitos

Karena dalam susu justru terdapat banyak kandungan zat besinya yang mana zat besi merupakan komponen utama yang diperlukan dalam pembentukan darah. Jadi jika kita malah menghindari minum susu akan membuat darah kita berkurang karena kurang zat besi tadi. Maka anggapan pengidap anemia tidak boleh mengkonsumsi itu justru anggapan yang salah melainkan minum susu malah dianjurkan.

Fakta & Mitos anemia keenam, katanya anemia hanya diderita oleh wanita aja, benarkah?

Jawabannya : Mitos

Anemia bisa terjadi kepada siapapun entah itu wanita atau pria baik anak anak, remaja atau lansia. karena pada dasarnya setiap manusia tentu akan perlu darah jadi baik wanita atau pria yang pembentukan sel darahnya kurang bisa terkena anemia. Memang sih kebanyakan wanita yang terkena anemia, karena wanita setiap bulannya akan menstruasi jika darah yang dikeluarkan banyak maka akan kekurangan darah jadi cara pencegahannya yakni dengan rajin mengkonsumsi makanan yang bernutrisi terutama zat besi untuk mengembalikan darah yang terbuang.

Fakta & Mitos anemia ketujuh, katanya anemia bisa mengakibatkan kematian, benarkah?

Jawabannya : Fakta

Dengan kurangnya darah pada diri manusia justru juga akan rentan terkena penyakit berat, akibat kurangnya zat makanan, oksigen sehingga membuat kerusakan pada organ dalam tubuh lainnya. Misalnya organ jantung, dengan kurangan darah yang beredar maka jantung akan bekerja lebih kuat dan lama kelamaan bisa menjadi lemah jantung akibat anemia itu tadi.

Mengenali Gejala Anemia

Gejala yang bisa dirasakan oleh pengidap anemia ini biasanya sering sekali merasakan tanda tanda 5L (Lemah, Letih, Lesu, Lunglai, dan Lalai), sakit kepala, kulit tampak pucat serta kekuningan maka bisa saja anda mengalami Anemia. Serta apabila anda sedang mengalami pendarahan bisa juga itu merupakan gejala atau tanda terjadinya tubuh kekurangan darah atau anemia.

Kenapa Bisa Terkena Anemia?

Seperti dijelaskan tadi jika anemia bisa terjadi kepada semua orang, baik wanita, pria, anak anak atupun lansia. Namun apa sih yang membuat kita terkena Anemia?

Secara umum Anemia dibagi menjadi 3 Jenis :

1. Anemia Terjadi Karena Produksi Sel Darah Merah Tidak Efektif.

Yang disebabkan oleh kurangnya mengkonsumsi makanan yang bergizi, Contoh Anemia yang terjadi karena produksi sel darah merah ini ada Anemia Defisiensi Besi . Yang mana jenis ini paling umum terjadi di masyarakat karena kurangnya zat besi seperti bayam, kacang kacangan dan daging. Ada juga Anemia Megaloblastik yang penyebabnya dari kekurangan asam folat dan Vitamin B12. Dan ada Anemia Aplastik yang terjadi karena kelainan dari sumsum tulang.

2. Anemia Terjadi Karena Penghancuran Sel Darah Merah Yang Meningkat.

Atau disebut juga dengan Anemia Hemolotik, anemia pada jenis ini seharusnya umur normal eritrosit yakni 120 hari, namun karena dihancurkan lebih awal sehingga umurnya jadi lebih pendek. Pengidap anemia jenis ini biasanya pasiennya tidak terlihat pucat melainkan terlihat kunik, karena disebabkan oleh penghancuran sel darah merah sehingga menghasilkan bilirubin (pigmen kuning).

3. Anemia  Terjadi Karena Kekurangan Darah (pendarahan).

Pada Anemia jenis ini disebabkan oleh robekan pembuluh darah sehingga terjadi pendarahan, jadi tubuh akan banyak kehilangan darah.

Tips Mencegah Anemia

Anemia jika dibiarkan tentu akan semakin berbahaya bagi diri kita, berikut ini terdapat tips untuk mencegah anemia, seperti :

  • Rajin Mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi terutama Zat Besi seperti kacang kacangan, daging, hati dan telur. Tak hanya zat besi aja namun juga rajin mengkonsumsi makanan yang mengandung Vitamin C dan B12.
  • Jika terjadi Luka Robekan maka segeralah untuk menghentikan pendarahannya supaya tubuh tidak banyak kehilangan darah.
  • Mengurangi konsumsi makanan yang bisa memicu anemia, dalam hal ini boleh mengkonsumsi tetapi harus diimbangi dengan mengkonsumsi makanan yang bernutrisi tadi yaa.
  • Apabila anemia udah berat levelnya makan mau tidak mau harus melakukan pergantian darah baru atau transfusi.

Itu saja beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk mencegah anemia. Setelah mengetahui apa itu anemia, fakta seputar anemia, penyebab dan cara mencegah anemia diharapkan anda bisa semakin menjaga diri supaya tidak terkena anemia. Dengan tau informasi seputar anemia anda bisa membantu untuk membuat indonesia jadi kuat, sehat dan bebas anemia. Happy Enjoy :)

Reactions

Posting Komentar

0 Komentar